Berita

Berita (215)

Untuk pengembangan sumber daya manusia energi panas bumi di Indonesia, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) bekerja sama dengan Pemerintah New Zealand khususnya Ministry of Foreign Affairs and Trade dan WINTEC. Pelaksanaan kerja sama ini, PPSDM KEBTKE akan melakukan pelatihan dan workshop untuk berbagi beberapa pelajaran penting, pengalaman, dan praktik untuk melaksanakan kebijakan dan proyek panas bumi.

Analisa kebutuhan Pendidikan dan Pelatihan adalah proses yang berkelanjutan dalam pengumpulan data untuk menentukan kebutuhan pelatihan ada, sehingga pelatihan dapat dikembangkan untuk membantu organisasi dalam mencapai tujuannya.  Untuk itu PPSDM KEBTKE mengadakan Analisis Kebutuhan Diklat di Cikarang, 12 Oktober 2018.

Bandung, Tribunnews. Pusat Pengembangan Sumber Daya manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sosialisasikan program sertifikasi siswa SMK di Jawa Barat di Gedung PPSDM Aparatur, Jalan Cisitu Lama, Kota Bandung, Selasa (9/10/2018).

BANDUNG, DISDIK JABAR – Pusat Pengembangan Sumber Daya manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sosialisasikan program sertifikasi siswa SMK di Jawa Barat di Gedung PPSDM Aparatur, Jalan Cisitu Lama, Kota Bandung, Selasa, 9 Oktober 2018.

BANDUNG, DISDIK JABAR – Guna meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia, Pusat Pengembangan Sumber Daya Kelistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerja dengan Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Dinas Pendidikan Jawa Barat. Salah satu bentuk kerjasamanya adalah meningkatkan akses sertifikasi lulusan SMK yang terkait dengan bidang energi dan sumber daya mineral.

Jakarta, Tribunnews.com.

Pemerintah terus mencanangkan program pembangunan pembangkit tenaga listrik 35.000 Mega Watt dengan memanfaatkan bahan bakar energy fosil maupun energy terbarukan.

Program ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan rakyat Indonesia dan meningkatkan kebutuhan tenaga listrik  nasional serta pencapaian target rasio elektrifikasi 99,99% para 2019.

Pembangunan beberapa pembangkit listrik menyebabkan usaha ketenagalistrikan ikut berkembang pesat. Untuk menjaga kualitas pasokan energi keberlanjutan dari usaha ketenagalistrikan ini, diperlukan sumber daya manusia yang kompeten.

Untuk itu, Lembaga Sertifikasi Kompetensi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (LSK PPSDM KEBTKE) ditetapkan sebagai salah satu lembaga penyedia jasa sertifikasi kompetensi sub-sektor ketenagalistrikan.

Kepala PPSDM KEBTKE secara resmi membuka Diklat Teknis Biogas Komunal dan Diklat Teknis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat bagi operator dan/atau pengelola.

Diklat Teknis Biogas Komunal bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dalam mengelola biogas komunal. Diklat Teknis PLTS Terpusat Bagi Operator dan atau Pengelola bertujuan untuk menghasilkan Pengelola PLTS Terpusat yang mampu mengoperasikan, memelihara, dan mengelola PLTS Terpusat.

PPSDM pada akhir bulan Juni melaksanakan 5 diklat dan 2 diantaranya dikhususukan untuk masyarakat, Pembukaan Diklat Teknis Manager Energi Pada Industri, Diklat Teknis Perencanaan dan Pembangunan PLTS dan Diklat Teknis Pemasangan Instalasi Listrik Penerangan dan Daya Fasa 3, sedangkan diklat untuk masyarakat diselenggarakan Diklat Teknis PLTS Terpusat bagi Operator dan atau Pengelola

Kamis, 21 Juni 2018,  PPSDM KEBTKE mengadakan Internalisasi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) / Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dan Penandatanganan Pakta Integritas PPSDM KEBTKE.

Kepala PPSDM KEBTKE secara resmi menutup Diklat Teknis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat bagi pengelola dan Diklat Teknis Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) bagi Operator dan atau Pengelola. Diklat Teknis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat diikuti peserta sebanyak 37 orang yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat sebanyak 11 orang, Maluku Utara 7 Orang, Kalimantan Selatan 4 orang, Sulawesi Tenggara 14 orang dan Sulawesi Selatan 1 orang. Sedangkan Diklat Teknis Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) diikuti peserta sebanyak 18 orang yang terdiri dari 6 orang peserta operator yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat, 12 orang peserta operator dari Sulawesi Barat.

Page 1 of 16

 

   
Copyright © 2017 Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi. All Rights Reserved.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral